6 Bahan atau Zat Berbahaya yang Terdapat Dalam Rokok

Tentunya Anda akrab dengan peringatan "dilarang merokok" atau "merokok membunuhmu", dua kalimat itu dapat dengan mudah kita jumpa di mana saja lho... Merokok dilarang bukan untuk hal yang negatif tetapi melainkan positif. Terdapat banyak bahan kimia berbahaya di dalam rokok itu sendiri. Dengan kata lain, cerutu atau rokok dapat mengganggu kesehatan tubuh Anda. Inilah 6 Bahan atau Zat Berbahaya yang Terdapat Dalam Rokok:

Karbon monoksida
Zat dengan rumus kimia CO adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan rasanya, Karbon monoksida adalah gas yang diperoleh dari pembakaran yang tidak sempurna dari senyawa karbon yang sering terjadi pada mesin pembakaran internal seperti mobil. Zat ini dapat mengikat dirinya dengan hemoglobin di dalam darah selamanya, sehingga menghalangi suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh. Karbon monoksida ini ingin membuat Anda lebih lelah. Karbon monoksida terkadang juga disebut dengan "silent killer".

Tar
Ketika merokok, zat ini akan menetap di paru-paru Anda dan dominan memiliki dampak negatif pada kinerja rambut halus yang melapisi paru-paru Anda. Rambut halus berfungsi untuk mendorong kuman dan partikel asing lainnya untuk bangkit dari paru-paru Anda. Tar tidak mengandung banyak bahan kimia, zat kimia ini dapat menstimulasi perkembangan sel kanker di tubuh Anda.

Nikotin
Rokok mengandung jumlah nikotin yang sangat tinggi. Nikotin adalah zat adiktif yang membuat orang lebih kecanduan dan sulit untuk berhenti. Jadi, karena zat inilah orang-orang menjadi pecandu rokok. Nikotin memiliki efek buruk pada kesehatan tubuh. Dampaknya adalah peningkatan tekanan darah, detak jantung, memicu serangan jantung dan stroke.

Amonia
Zat ini sering digunakan dalam produk-produk pembersih. Zat amonia dalam rokok atau cerutu bisa membuat nikotin lebih adiktif. Ketika amonia bereaksi dengan nikotin, ia mengubah nikotin menjadi bentuk gas atau lebih untuk bereaksi sejauh itu membuatnya lebih mudah bagi nikotin untuk diserap oleh paru-paru, saluran pernapasan dan aliran darah. Dengan kata lain, kandungan amonia membantu nikotin menjadi lebih adiktif.

Arsenik
Arsenik adalah zat atau bahan kimia yang ditemukan dalam racun tikus. Arsenik juga belum digunakan di bidang medis selama berabad-abad, dan telah banyak digunakan dalam pengobatan sifilis sebelum penemuan penisilin.

Hidrogen sianida
Hidrogen Sianida adalah senyawa anorganik. Hidrogen Sianida adalah cairan yang tidak berwarna dan sangat beracun. Hidrogen Sianida juga terkadang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Senyawa ini juga digunakan sebagai pembuat zat dalam plastik dan pestisida.

Belum ada Komentar untuk "6 Bahan atau Zat Berbahaya yang Terdapat Dalam Rokok"

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan syarat menggunakan kata-kata yang sopan, sesuai dengan topik diatas atau yang dibahas, terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

- - - - - - - - - - - - - - - - - - Kunjungi Facebook Fanspage Kami 🙏 - - - - - - - - - - - - - - - - - -